FUNGSI REPRODUKSI


Fungsi reproduksi artinya bahwa keluarga merupakan sarana manusia untuk menyalurkan hasrat seksual kepada manusia lain (yang berbeda jenis kelamin) secara legal di mata hukum dan sah secara agama, sehingga manusia tersebut dapat melangsungkan hidupnya karena dengan fungsi biologi ia akan mempunyai keturunan berupa anak. Fungsi ini bertujuan untuk meneruskan keturunan, memelihara dan membesarkan anak, memelihara dan merawat anggota keluarga­. Reproduksi disini berarti menjalankan proses prokreasi keluarga yang berkaitan dengan hak atas kesehatan reproduksi baik laki-laki maupun perempuan. Suami dan istri harus saling menjaga kesehatan reproduksi dan hak-hak reproduksinya.Tapi fungsi ini tidak sepenuhnya terlaksana. Pasalnya selain karena takdir Allah, pola hidup yang tidak sehat juga memicu tidak terpenuhinya fungsi reproduksi. Di lain pihak, banyak keluarga-keluarga yang membatasi jumlah anak karena takut biaya yang mahal, dan malu jika memiliki banyak anak. Selain itu kebanyakan wanita karir cenderung tidak ingin punya anak dengan alasan ingin mencari karir, kepuasan kehidupan dunia. Ketika kita mencermati ternyata justru fungsi ini dipenuhi oleh para remaja hasil dari pergaulan bebas. Pergaulan bebas tanpa adanya pernikahan, hanya berkedok cinta atau suka sama suka. Dari sini individu yang beriman dan bertakwa sangat diperlukan untuk membangun keluarga. Agar fungsi reproduksi tidak terhenti, dan generasi yang dilahirkan pun adalah generasi terbaik.
Nilai keteguhan harus dijalankan dalam fungsi ini yaitu harus meneguhkan diri untuk tidak melakukan hubungan seksual pra nikah, berani mngatakan tidak terhadap pelecehan seksual.
Mengajarkan anak untuk berpakaian atau berbusanan yang sopan dan memberikan info kepada anak tentang akibat dari hubunagn sek yang menyimpang.

Komentar

Postingan Populer