Perilaku Kunsumen IKK 233

Akhmad Kusairi
I24160096



Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
Fakultas Ekologi Manusia (www.fema.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233
Departement of Family and Consume Sciences (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
Faculty Of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

Prof Dr Ir UJANG  SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id),
Dr. Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati Simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md Djamaluddin, MSc



Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta (ID): PT Ghalia Indonesia



Resume Kuliah Pertama
Hari ini kuliah Perilaku Konsumen di RK. OFAC 4 B12 dimulai jam 08.00, pada pertemuan pertama semua mahasiswa menyebutkan satu sampai dua kata yang berhubungan dengan konsumen. Perilaku konsumen adalah Mata Kuliah yang menarik pada semester 3 ini. Kesan pertama saat akan memulai kuliah oleh Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. adalah menyenangkan.
Banyak kata yang berkaitan dengan kata konsumen seperti pelanggan, menawar, mencari informasi, barang, jasa, merek, harga, kemasan, kualitas, kredit, toko, persepsi, sikap, loyalitas, kepuasan, motivasi, gaya hidup dan banyak kata lainya. Perilaku konsumen yang sering terjadi adalah suka menawar, membandingkan produk dan harga, Perbedaan selera dalam membeli barang, selalu mencari yang terbaik, rela mengantri untuk mendapatkan produk yang diinginkan, dan membeli produk secara kredit.
Perilaku konsumen muda: mengikuti tren yang sedang populer, berbelanja lebih mengedepankan keinginan daripada kebutuhan (wants>need), cepat mengadopsi, produk berteknologi tinggi.
Definisi perilaku konsumen: Schiffman dan Kanuk (2010), “Istilah perilaku konsumen diartikan sebagai perilaku yang diperlihatkan    konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka.
Jenis konsumen: konsumen individu : membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri, anggota keluarga lain, atau hadiah.
Konsumen organisasi : meliputi organisasi bisnis, yayasan, lembaga sosial, kantor pemerintah, sekolah, perguruan tinggi dan rumah sakit, dimana produk peralatan dan jasa yang dibeli digunakan untuk menjalankan seluruh kegiatan organisasinya.
Perspektif riset perilaku konsumen: terdiri atas tiga perspektif yang sangat mempengaruhi cara berpikir dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen.
Perspektif pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan secara rasional untuk memecahkan masalah yang dihadapi.
Perspektif eksperiensial (pengalaman)
Pengambilan keputusan untuk membeli produk berdasarkan alasan emosional untuk kegembiraan, fantasi ataupun emosi yang diinginkan.
Perspektif pengaruh behavioral
Konsumen membeli produk karena dipengaruhi faktor luar seperti: program pemasaran oleh produsen, budaya, lingkungan fisik, ekonomi, undang-undang, serta lingkungan yang kuat membuat konsumen melakukan pembelian.
            Ilmu yang diterima pada kuliah pertama sangat bermanfaat, baik buat diri saya sendiri maupun buat orang lain, semoga dikuliah berikutnya jauh lebih menarik dan memotivasi untuk selalu menuntut ilmu perilaku konsumen.
 Terimakasih.

Komentar

Postingan Populer