Apakah Cara Bicara Anda Sudah Ada Seninya?
Apakah
Cara Bicara Anda Sudah Ada Seninya?
Jika di bidang musik ada orang yang "buta
nada", di dalam aktivitas bicara pun ada orang yang "buta
ucapan". Mereka adalah orang -yang merusak suasana dengan ucapan yang
tidak sesuai dengan tempatnya. Bahkan, kadangkala mereka hanya sekadar
menghafal istilah yang sedang tren atau humor terbaru. Kalau mereka berhasil
dalam sebuah percakapan, mungkin mereka akan berkata bahwa mereka telah
berusaha, tetapi mereka hampir tidak pernah dibilang sebagai pembicara yang
baik oleh audiens atau lawan bicaranya. Ibarat seseorang yang bernyanyi sumbang
tidak akan pernah disebut penyanyi top saat ia meninggikan suara
tenggorokannya.
Buku ini bukanlah untuk kalangan khusus, melainkan untuk
orang-orang biasa yang tumbuh sedikit demi sedikit, sebanyak buliran keringat
usahanya. Buku ini ditulis untuk mereka yang berupaya untuk memperbaiki
kemampuan bicaranya dan percaya bahwa kehidupannya dapat berubah dengan
mengubah cara bicara. Buku iniber judul “BICARA ITU ADA SENINYA” karangan OH SU HYANG.
Su Hyang mengatakan dalam bukunya, selain berisi tentang
pengalaman peningkatan diri, buku ini juga memuat berbagai konten mengenai
teknik komunikasi, persuasi, dan negosiasi. Lalu bagaimana cara berbicara yang
baik? Apakah berbicara dengan artikulasi yang jelas? Atau berbicara tanpa
mengambil tarikan napas? Tidak! Sebuah ucapan yang bisa disebut baik adalah
yang bisa menggetarkan hati. Ucapan seorang juara memiliki daya tarik tersendiri.
Ucapan pemandu acara memiliki kemampuan menghidupkan suasana dan kekuatan
kalimatnya yang terus terang. Anda harus pandai berbicara untuk menunjukkan
diri Anda kepada lawan bicara dalam kehidupan sosial. Orang yang berbicara
dengan mahir akan menjadi lebih maju daripada yang lainnya. Untuk mencapai
tujuan komunikasi, persuasi, dan negosiasi, Anda harus mengetahui metode
komunikasi yang efisien



Komentar
Posting Komentar