FUNGSI EKONOMI
Fungsi ekonomi
artinya bahwa keluarga menjadi sarana untuk bertugas memenuhi kebutuhan
hidup anggota keluarga di dalamnya, dimana dalam prosesnya fungsi ekonomi ini
mampu membagikan kerangka keluarga, misalnya ayah sebagai pencari uang untuk
kebutuhan dan ibu bertugas mengurus anak dan sebagai pencari nafkah untuk
membantu suami, buakn sebagai pencari nafkah utama. Ayah dan ibu bekerja sama
dalam mencari uang dan mengelola keuangan keluarga dan memutuskan prioritas
pengeluaran keuangan. Ayah dan ibu memberi arahan dan pendidikan kepada anaknya
untuk mengelola keuangan yang cenderung terbatas dan mengatur
kebutuhan/keinginan yang cenderung tidak terbatas. Salah satunya orang tua
mengajarkan anak untuk menabung, menerapkan membuat daftar pengeluaran dan
pemasukan dalam jangka waktu tertentu.
Ada beberapa fungsi ekonomi yang diperlukan
dalam sebuah keluarga.
Mencari dan memperoleh sumber-sumber
pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Ayah merupakan sumber pencari nafkah utama
dalam keluarga. Namun dewasa ini, istri atau ibu pun ikut andil dalam mencari
dan memperoleh uang. Yang mereka lakukan demi membantu dan melengkapi pemenuhan
kebutuhan keluarga yang biasanya belum 100% terpenuhi oleh suami. Namun bisa
juga kegiatan tersebut dilakukan sekadar untuk hobi atau memanfaatkan
pendidikan atau keahlian yang dimiliki. Kondisi tersebut bisa saja terjadi
tergantung kesepakatan serta komitmen antara suami dan istri.
Pengaturan pada siklus keuangan keluarga.
Umumnya, yang
melakukan pengaturan terhadap pemakaian dan distribusi keuangan keluarga adalah
seorang istri. Karena seorang wanita dianggap mampu untuk memilah dan memilih
kebutuhan mana saja yang perlu segera dipenuhi (mendesak) dan kebutuhan mana
yang bisa ditunda beberapa waktu atau sampai diterimanya penghasilan berikutnya.
Analisa kebutuhan semacam itu difungsikan agar semua kebutuhan terpenuhi sesuai
porsinya. Aktifitas manajemen keuangan tersebut memang sebaiknya dihandle oleh
satu orang anggota keluarga agar terjadi keteraturan dalam siklus keuangan
keluarga. Namun salah satu anggota keluarga lain juga berhak memegang uang
seperlunya untuk kebutuhan atau keperluan terdekat.
Menyisihkan dana untuk kepentingan masa
depan.
Seperti yang telah
dijelaskan di atas, kebutuhan masa depan yang harus direncanakan oleh setiap keluarga
adalah tabungan pendidikan anak serta tabungan hari tua untuk suami dan istri.
Kaitannya dengan hal itu, nilai mata uang mengalami penurunan (inflasi) dari
tahun ke tahun. Hal itu menyebabkan nilai barang dan jasa saat ini akan berbeda
dengan beberapa tahun yang akan datang. Begitu pun dengan biaya pendidikan yang
akan sangat jauh berbeda di masa kini dengan tahun-tahun berikutnya. Karena itu
keluarga perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan tersebut dalam bentuk tabungan.
Oleh karena itu menabung adalah kegiatan yang sangat penting dan harus
dilakukan oleh keluarga, baik anak, istri maupun suami.
Hemat: Menyisihkan uang saku untuk ditabung,
Memberikan sesuatu berdasarkan kebbutuhan
buakan keinginan dan merencanakan pengeluaran harian, mingguan da bualanan.
Kedisiplinan: Menggunakan anggaran sesuai
dengan kesepakatan (uang saku)
Kepedulian: Memberikan bantuan uang kepada
orang yang membutuhkan



Komentar
Posting Komentar